Showing posts with label Inspiratif. Show all posts
Showing posts with label Inspiratif. Show all posts

Monday, June 15, 2015

JANGAN PERNAH MENYERAH WALAUPUN MENEMUI KEGAGALAN 1000 KALI BILA ITU NIATAN DALAM KEBAJIKAN

Hidup ini memang susah, tetapi kita tetap semangat agar kita dapat menemui keberhasilan, memang kadang kali kita sering merasa putus asa bila sering kali menemui kegagalan, apa lagi niatan baik kita itu sering menemui habatan yang kadang kala membuat kita putus asa.
Seperti yang kita ketahui banyak tokoh sukses akibat dari mencoba terus mencoba dan mencoba, dan mereka berhasil menuju kesuksesan.
Maka begitu juga bila kita mempunyai niatan baik, maka lakukan niatan baik itu. seperti halnya dalam beberapa hari lagi kita akan melaksanakan puasa di bulan yang penuh berkah ini maka laksanakan niatan baik itu dengan tulus iklas mengharapkan ridho dari yang maha kuasa, semoga kita diampuni semua dosanya, baik yang telah lalu atau juga dosa yang akan datang.
Dan juga selalu berdoa demi kebaikan bagi alam semesta, dan selalu berdoa untuk pengampunan dosa kaum muslimin dan muslimat sedunia.
Kisah di bawah ini mungkin salah satu inspiratif kita untuk dapat berbuat baik demi kemakmuran umat manusia terutama kaum muslimin. Amin

SYAITAN MEMBANTU PEMUDA KE MASJID
Seorang pemuda bangun awal pagi untuk shalat subuh di Masjid. Dia berpakaian, berwudhu dan berjalan menuju masjid. Di tengah jalan menuju masjid, pemuda tersebut jatuh dan pakaiannya kotor.
Dia bangkit, membersihkan bajunya, dan pulang kembali ke rumah. Di rumah, dia berganti baju, berwudhu lagi dan berjalan menuju masjid .
Dalam perjalanan kembali ke masjid, dia jatuh lagi di tempat yg sama! Dia, sekali lagi, bangkit, membersihkan dirinya dan kembali ke rumah. Di rumah, dia sekali lagi, berganti baju, berwudhu dan berjalan menuju masjid.
Di tengah jalan menuju masjid , dia bertemu seorang lelaki yang memegang lampu.
Dia menanyakan identitas lelaki tersebut. Lelaki itu menjawab, "Saya melihat anda jatuh 2 kali di perjalanan menuju masjid, jadi saya bawakan lampu untuk menerangi jalan anda..'
Pemuda tersebut mengucapkan terima kasih dan mereka berdua berjalan ke masjid .
Ketika sampai di masjid, si pemuda bertanya kepada lelaki yang membawa lampu, mengapa tidak masuk dan shalat subuh bersamanya?" Lelaki itu menolak. Pemuda itu mengajak lagi hingga berkali kali dan jawabannya tetap sama.
Pemuda bertanya, "Kenapa menolak untuk masuk masjid dan ikut shalat?" .
Lelaki itu menjawab, "Karena aku adalah Iblis."
Pemuda itu terkejut mendengar jawaban lelaki itu. .
Syaitan kemudian menjelaskan: Saya melihat kamu berjalan ke masjid dan sayalah yang membuat kamu terjatuh. Ketika kamu pulang ke rumah untuk membersihkan badan dan kembali ke masjid, Allah memaafkan semua dosa dosamu.
Saya membuatmu jatuh kali kedua, dan itupun tidak membuatmu berubah pikiran untuk tinggal di rumah, kamu tetap memutuskan kembali masjid. .
Karena itu, Allah memaafkan dosa-dosa seluruh anggota keluargamu.
Saya kuaatir, jika saya membuat kamu jatuh untuk kali ketiga, jangan-jangan Allah akan memaafkan dosa seluruh penduduk kampungmu. Jadi, saya mesti memastikan bahwa kamu sampai di masjid dengan selamat.
Moral kisah ini:
Jangan biarkan Syaitan mendapatkan keuntungan dari setiap aksinya. Jangan melepaskan sebuah niat baik yang hendak kamu lakukan karena kamu tidak pernah tahu ganjaran yang akan kamu dapat dari segala kesulitan yang kamu temui dalam usahamu untuk melaksanakan niat baik tersebut.
(Jangan menyerah pada usaha ke-100 meskipun masih gagal. Siapa tahu keberhasilanmu berada pada usaha ke-101

Tuesday, June 9, 2015

MENGATASI HAMBATAN DALAM MENUNTUT ILMU DAN MENDAPATI BERKAH DARI ALLAH SWT.

Kisah di bawah ini menginfirasikan saya yang sekarang ini sedang menuntut ilmu di negeri orang akan tetapi jamannya berbeda jauh, dimana sekarang ini zamannya serba canggih dan serbah mudah mungkin. Akan tetapi satu yang masih sulit di atasi iya rasa rindu dengan keluarga yang jauh disana. Iya hany bisa berdoa agar dapat di mudahkan semuanya Amin.
UNTUK PENCARI ILMU
Ada seorang santri dari Indonesia menuntut ilmu di Rubath Tarim pada zaman Habib Abdullah bin Umar Asy-Syathiri. Setelah di sana 4 tahun, santri itu minta pulang. Dia pamit minta izin pulang kepada Habib Abdullah.
“Habib, saya mau pulang saja.”
“Lho, kenapa?” tanya beliau.
“Bebal otak saya ini. Untuk menghafalkan setengah mati, tidak pantas saya menuntut ilmu, saya minta izin mau pulang.”
Habib Abdullah berkata “Jangan dulu, sabar.”
“Sudah Bib, saya sudah empat tahun bersabar, sudah tidak kuat, lebih baik saya menikah saja.”
Lalu beliau berkata “Sebentar, saya mau mengetes dulu bagaimana kemampuanmu menuntut ilmu.” santri itu menjawab “Sudah bib, saya menghafalkan setengah mati, tidak hafal- hafal.”
Habib Abdullah kemudian masuk ke kamar, mengambil surat-surat untuk santri itu. Pada masa itu surat-surat dari Indonesia ketika sampai di Tarim tidak langsung diberikan. Surat tersebut tidak akan diberikan kecuali setelah santri itu menuntut ilmu selama 15 tahun.
Kemudian Habib Abdullah menyerahkan seluruh surat itu kepadanya, kecuali satu surat.
Setelah diterima, dibacalah surat-surat itu sampai selesai. Satu surat yang tersisa kemudian diserahkan.
“Ini surat siapa?” tanya Habib.
“Owh, itu surat ibu saya.”
“Bacalah!”
Santri itu menerima surat dengan perasaan senang, kemudian dibacanya sampai selesai.
Saat membaca, kadang dia tersenyum sendiri, sesekali diam merenung, dan sesekali dia sedih.
“Sudah kamu baca?” tanya beliau lagi.
“Sudah ya habib.” “Berapa kali?” tanya beliau.
“Satu kali ya habib." “Tutup surat itu! Apa kata ibumu?”
“Ibu saya berkata saya disuruh mencari ilmu yang bener, bapak sudah membeli mobil baru. Adik saya sudah diterima bekerja di sini, dan lain-lain.”
Isi surat yang panjang itu dia berhasil menceritakannya dengan lancar dan lengkap. Tidak ada yang terlewatkan.
“Baca satu kali kok hafal? Katanya bebal gak hafal-hafal, sekarang sekali baca kok langsung hafal dan bisa menyampaikan.” kata Habib dengan pandangan serius.
Santri itu bingung tidak bisa menjawab. Dia menganggap selama ini dirinya adalah seorang yang bodoh dan tidak punya harapan. Sudah berusaha sekuat tenaga mempelajari ilmu agama, dia merasa gagal. Tetapi membaca surat ibunya satu kali saja, dia langsung paham dan hafal.
Habib Abdullah akhirnya menjelaskan kenapa semua ini bisa terjadi. Beliau mengatakan:
ﻷﻧﻚ ﻗﺮﺃﺕ ﺭﺳﺎﻟﺔ ﺃﻣﻚ ﺑﺎﻟﻔﺮﺡ ﻓﻠﻮ ﻗﺮﺃﺕ ﺭﺳﺎﻟﺔ ﻧﺒﻴﻚ ﺑﺎﻟﻔﺮﺡ
ﻟﺤﻔﻈﺖ ﺑﺎﻟﺴﺮﻋﺔ
“Sebab ketika engkau membaca surat dari ibumu itu dengan perasaan gembira. Ini ibumu, coba jika engkau membaca syariat Nabi Muhammad Saw dengan bahagia dan bangga, ini adalah Nabiku, niscaya engkau sekali baca pasti langsung hafal. ”
Banyak saudara-saudara kita (atau malah kita sendiri) yang tanpa sadar mengalami yang dirasakan santri dalam kisah di atas.
Jawabannya adalah rasa cinta. Kita tidak menyertakan perasaan itu saat membaca dan mempelajari sesuatu, sehingga kita merasa diri kita bodoh dan tidak punya harapan sukses.
Banyak orang merasa bodoh dalam pelajaran, tetapi puluhan lagu-lagu cinta hafal di luar kepala. Padahal tidak mengatur waktu khusus untuk menghapalkannya.

Monday, June 8, 2015

MENANTI MATAHARI FAJAR DI BULAN RAMADHAN

Usiaku sudah tak muda lagi, usia ku sudah melewati 2/3 dari usia nabi berarti sudah masuk ashar usia ini, masih banyak dosa yang telah ku perbuat yang mungkin perlu untuk terus mencari ridho Illahi, Ridho Illah yang paling besar adalah saat ramadhon tiba di situ terdapat banyak amalan yang pahalanya lebih dari bulan biasanya.
Bulan Ramadhan ini saya berharap dapat berkumpul dengan keluarga untuk melaksanakan puasa bareng, sholat taraweh berjamah dengan keluarga di rumah untuk mencari keberkahan dari Allah SWT.
Ya Allah ya Rob, kabulkan doaku ini, Amin

MENGEMBANGKAN KEPRIBADIAN DALAM KEGIATAN SOSIAL GUNA MENUNJANG KARIR MASA DEPAN

Nah bagi seorang yang ingin mengembangkan dirinya haruslah tahu dimana sifat dasar dirinya secara pribadi dan bagaimana mengaturnya agar potensi dalam diri dapat terus berkembang seiring dengan waktu berjalan. Dalam hal ini pembelajaran itu dapat diperoleh dengan belajar di bangku sekolah dan hal yang penting lagi dari perjalanan hidup. Akan tetapi bila kita harus belajar sendiri maka itu akan butuh proces yang panjang apabila kita mau mencari jati diri kita dari perjalanan hidup. Untuk itu dengan bersosialisasi dan juga memadunya dengan ilmu yang d dapatkan di sekolah maka waktu yang panjang dapat dibuat jadi lebih pendek dan ini perlu beberapa hal yang harus kita ketahui sebelum nya dimanakah sifat pribadi kita itu berada dan mau jadi apa kita nantinya.

Didalam pengembangan diri ini tidak ada yang baik dan yang buruk, yang ada hanya kematangan diri seorang atau tidak jadi dengan matangnya seseorang maka dia akan berlakuk bijak akan tetapi ini bisa kita latih dengan pengembangan diri pribadi agar kita dapat menunjang karir kita di masa yang akan datang.

Nah sifat yang ada itu ada 4 macam yang biasa disebut dengan DISC Comunication yaitu : Director, Influence, Compliancer, Supporter.

Dari keempat sifat itu yang dapat berkembang dengan baik adalah sifat yang Supporter, nah untuk itu ketahui sifat anda ini dan kembangkan apa yang ada pada diri anda itu

Sifat Director cenderung untuk selalu bekerja keras, memerintah, dan selalu ingin terdepan yang istilahnya adalah pemerkasa. Sifat ini cocok untuk jadi CEO, Politician, police, militer, sales, entrepreneur, general contraktor, owner business.
Sifat Influencer cenderung untuk sok akrab dan selalu banyak omong, ketawa dan selalu untuk melakukan pendekatan dengan orang lain yang bertjuan untuk mempengaruhi orang. Sifat ini cocok untuk jadi PR, Host, politician, sales marketing.

Sifat Compliancer cendrung untuk berlaku selalu bertanya setiap kali ada yang mengajaknya, bersifat kritis, dan selalu berdasarkan data yang ada, bekerja selalu waspada dan banyak berfikir sehingga takut melakukan kesalahan. Sifat ini cocok menjadi scientist, engineer, lawyer, doctor, computer programmer, Stock and investment.
Sifat Supporter nah ini bersifat selalu mengalah, selalu merasa tidak enakan bila menolak, dan selalu setia. Sifat ini cocok sebagai social worker, guru, penasehat keuangan, customer servis,
Nah untuk itu kembangkan sifat anada agara anda berkembang menuju puncak karir anda.
Ok selamat mencoba.

Thursday, June 4, 2015

PERKEMBANGAN TEKNIK 3D PRINTING

Perkembangan teknologi manufaktur sangat cepat. Dimana untuk membuat suatu contoh produk tidak sesulit seperti era tahun 90 an, benda model dibuat dari kayu atau lilin yang bentuknya kadang kala tidak sempurna atau sesuai seperti yang dibuat dengan sistem 3d printing ini, akan tetapi hal yang harus diperhatikan adalah dalam proces disainnya yaitu proces pembuatan gambar benda solid modelingnya, dan setelah itu di cetak dengan menggunakan mesin yang dinamakan 3D printing.
Disini bahan yang digunakan untuk 3d printing adalah polimer.
Penggunaan 3D printing ini akan memudah orang yang akan membuat bentuk dari suatu rancangan part mesin.


Sunday, May 31, 2015

KECINTAAN TERHADAP KEKASIH ALLAH UNTUK MENDEKATI DIRI KITA SEBAGAI MAHKLUK LEMAH KEPADA ALLAH SWT

Kadang kala untuk mengenang orang yang kita cintai itu seseorang akan berkonban apa saja dan ini saking cintanya Billa kepada nabi Muhammad sampai rela tidak mengumandangkan adzhan dan hanya adzhannya buat mengawal Rasullullah kisah ini amat sangat menyentuh apakah ada kita yang sangat mencintaii kekasih Allah ini yaitu Nabi besar Muhammad SAW, jalankan semua amalan dan nasihat beliau agar kita dapat bertemu beliau di surga, dalam lindungan dan rahmat dari Allah SWT. Amin Ya Rabbal Alamin
Kisah di bawah ini adalah copas dari tetangga sebelah...sebagai renungan hati kita dalam mencari kebenar yang hanya milik Allah SWT.
KISAH BILAL & ADZAN TERAKHIRNYA
Semenjak Rasulullah wafat, Bilal menyatakan bahwa dirinya tidak akan mengumandangkan adzan lagi.
Ketika Khalifah Abu Bakar memintanya untuk menjadi muadzin kembali, dengan hati pilu nan sendu bilal berkata: "Biarkan aku hanya menjadi muadzin Rasulullah saja. Rasulullah telah tiada, maka aku bukan muadzin siapa-siapa lagi."
Abu Bakar pun tak bisa lagi mendesak Bilal untuk kembali mengumandangkan adzan.
Kesedihan sebab ditinggal wafat Rasulullah terus mengendap di hati Bilal. Dan kesedihan itu yang mendorongnya meninggalkan Madinah, dia ikut pasukan Fath Islamy menuju Syam, dan kemudian tinggal di Homs, Syria.
Lama Bilal tak mengunjungi Madinah, sampai pada suatu malam, Rasulullah hadir dalam mimpi Bilal, dan menegurnya: "Ya Bilal, Wa maa hadzal jafa? Hai Bilal, mengapa engkau tak mengunjungiku? Mengapa sampai seperti ini?"
Bilal pun bangun terperanjat, segera dia mempersiapkan perjalanan ke Madinah, untuk ziarah ke makam Rasulullah. Sekian tahun sudah dia meninggalkan Rasulullah.
Setiba di Madinah, Bilal bersedu sedan melepas rasa rindunya pada Rasulullah, pada sang kekasih.
Saat itu, dua pemuda yang telah beranjak dewasa, mendekatinya. Keduanya adalah cucu Rasulullah Hasan dan Husein. Dengan mata sembab oleh tangis, Bilal yang kian beranjak tua memeluk kedua cucu Rasulullah tersebut.
Salah satu dari keduanya berkata kepada Bilal: "Paman, maukah engkau sekali saja mengumandangkan adzan untuk kami? Kami ingin mengenang kakek kami."
Ketika itu, Umar bin Khattab yang telah jadi Khalifah juga sedang melihat pemandangan mengharukan itu, dan beliau juga memohon kepada Bilal
untuk mengumandangkan adzan, meski sekali saja.
Bilal pun memenuhi permintaan itu.
Saat waktu shalat tiba, dia naik pada tempat dahulu biasa dia adzan pada masa Rasulullah masih hidup.
Mulailah dia mengumandangkan adzan.
Saat lafadz Allahu Akbar dikumandangkan olehnya, mendadak seluruh Madinah senyap, segala aktifitas terhenti, semua terkejut, suara yang telah bertahun-tahun hilang, suara yang mengingatkan pada sosok Nan Agung, suara yang begitu dirindukan itu telah kembali.
Ketika Bilal meneriakkan kata Asyhadu an laa ilaha illallah, seluruh isi kota madinah berlarian ke arah suara itu sambil berteriak, bahkan para gadis dalam pingitan mereka pun keluar.
Dan saat bilal mengumandangkan Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah, Madinah pecah oleh tangisan dan ratapan yang sangat memilukan.
Semua menangis, teringat masa-masa indah bersama Rasulullah, Umar bin Khattab yang paling keras tangisnya. Bahkan Bilal sendiri pun tak sanggup meneruskan adzannya, lidahnya tercekat oleh air mata yang berderai. Hari itu madinah mengenang masa saat masih ada Rasulullah diantara mereka.
Hari itu adalah adzan pertama dan terakhir bagi Bilal setelah Rasulullah wafat. Adzan yang tak bisa dirampungkan.
...
Subhanallah... kisah diatas ini mampu mencampur adukkan perasaan kita.
Mampu membuat kita menitikkan airmata tanda kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, sebagaimana cinta kita pula kepada ummat Muhammad.
Itulah pentingnya ukhuwah...
karena ukhuwah itu merupakan penanda iman kita.

Tuesday, May 26, 2015

NIKMATNYA BERDIALOG DENGAN ALLAH SANG PENCIPTA

Allah adalah sang Khalik yang menciptakan kita manusia, untuk itu kita haruslah bersukur atas nikmat yang di berikan olehnya, nah timbul bagaimana caranya?
Untuk itu marilah kita kita sholat dan luruskan bacaan sholat kita terutama surah Al-Fatihah karena itu berisikan dialog kita dengan Allah SWT dan nikmati jawaban Allah itu.
Ini adalah ulasanya yang di copas dari tulisan orang:


Banyak sekali orang yang cara membacanya tegesa-gesa tanpa spasi, dan seakan-akan ingin cepat menyelesaikan shalatnya. Padahal di saat kita selesai membaca satu ayat dari surah Al-Fatihah tersebut, ALLAH menjawab setiap ucapan kita.
Dalam Sebuah Hadits Qudsi Allah Subhanahu Wata'ala ber-Firman:
"Aku membagi shalat menjadi dua bagian, untuk Aku dan untuk Hamba-Ku."
¦ Artinya, tiga ayat di atas Iyyaka Na'budu Wa iyyaka nasta'in adalah Hak Allah, dan tiga ayat kebawahnya adalah urusan Hamba-Nya.
¦ Ketika Kita mengucapkan "AlhamdulillahiRabbil 'alamin". Allah menjawab: "Hamba-Ku telah memuji-Ku."
¦ Ketika kita mengucapkan "Ar-Rahmanir-Rahim", Allah menjawab: "Hamba-Ku telah mengaagungkan-Ku."
¦ Ketika kita mengucapkan "Maliki yaumiddin", Allah menjawab: "Hamba-Ku memuja-Ku."
¦ Ketika kita mengucapkan “Iyyaka na’ budu wa iyyaka nasta’in”, Allah menjawab: “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku.”
¦ Ketika kita mengucapkan “Ihdinash shiratal mustaqiim, Shiratalladzinaan’amta alaihim ghairil maghdhubi alaihim waladdhooliin.” Allah menjawab: “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku. Akan Ku penuhi yang ia minta.” (HR. Muslim dan At-Tirmidzi)
¦ Berhentilah sejenak setelah membaca setiap satu ayat. Rasakanlah jawaban indah dari Allah karena Allah sedang menjawab ucapan kita.
¦ Selanjutnya kita ucapkan "Aamiin" dengan ucapan yang lembut, sebab Malaikat pun sedang mengucapkan hal yang sama dengan kita.
¦ Barangsiapa yang ucapan “Aamiin-nya” bersamaan dengan para Malaikat, maka Allah akan memberikan Ampunan kepada-Nya.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud)
Sahabat jika Artikel Ini bermanfaat silahkan dibagikan , sampaikan walau satu ayat
Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam; "Siapa yang menyampaikan satu ilmu dan orang membaca mengamalkannya maka dia akan beroleh pahala walaupun sudah tiada."
(HR. Muslim)
Subhanallah...
Semoga yang "like" dan "bagikan" tausiyah ini semua dosanya diampuni Allah, diangkat derajatnya, dikabulkan segala hajatnya dan mendapatkan pasangan yang sakinah serta anak yang sholeh/sholeha hingga bisa masuk surga melalui pintu mana saja yang dikehendaki. Aamiin ya Rabbal'alamiin

Sunday, May 10, 2015

NILAI KESOPANAN YANG DI BAWA DARI KECIL HINGGA KE NEGERI ORANG YAITU TAIWAN

 Kisah ini sebenar bukan merupakan pengalaman saya langsung, akan tetapi merupakn cerita temen saya yang sama-sama berjuang dalam di negeri orang yang secara tidak sengaja saat di sedang kerja yaitu dengan menjajakan kartu perdana gratis ( oya di Taiwan kartu perdana HP dibagikan secara cuma-cuma).
Begini ceritanya :
Waktu itu saat temen saya duduk untuk menunggu calon customernya datang seorang pemuda dan duduk lah iya dekat temen saya dan kemudian berkata.
"maaf mbak, boleh saya merokok ?"
aku menoleh, mengalihkan pandangan dari kegiatan mengamati manusia-manusia yang hilir mudik disepanjang jalan didepan warung Indonesia di kota ini.
"ooh.. silakan mas... bebas kok.." sahutku sambil mengulas senyum. Sejenak aku sempat termagu, baru kali ini ada yg minta ijin merokok didepanku. Pemuda yang sopan, batin ku dalam hati. Jenis yang konon makin langka ditemui saat ini.
"Udah lama kerja disini ?" aku mencoba membuka percakapan. Kebetulan warung sedang sepi.
"Baru 8 bulan mbak. kalo mbaknya gimana"
"iya.. kurang lebih sama.. " aku menjawab.. Percakapan kemudian mengalir. Kami saling bertukar cerita.
"Adik saya juga kuliah mbak, di Poltekes. Anaknya pintar, nggak kayak mas nya" kali ini giliran si pemuda yang bercerita. "saya ndak ngerti soal2 kuliah mbak, ngertinya ngirim uang saja buat ibu dan adik saya. Adik saya sholeha, nggak bandel kayak saya" mata pemuda itu menerawang jauh sambil mengamati kepulan asap yang dihasilkan dari rokok yang dihisapnya.
Saya hanya tersenyum. "Kakak yang sayang sama adiknya seperti sampeyan, itu kakak yang baik, bukan kakak yang bandel.." jawabku menghibur.
Pemuda itu tergelak.. Kembali menghisap dalam2 rokoknya sebelum melanjutkan bicara.."Politeknik itu 3 tahun ya mbak, kuliahnya"
Aku mengangguk mengiyakan.. "Kalo D3 ya 3 tahun.. Kalo D4 ya 4 tahun. Adik sampeyan ngambil D3 apa D4?"
"Yo mbuh mbak.. Sy nggak ngerti. Tapi adik saya itu dapat beasiswa mbak. Dia dari kecil juara terus. Sama gurunya didaftarkan beasiswa sehingga bisa kuliah" Raut wajahnya berubah lembut, menyiratkan kebanggaan. Pemuda itu merogok kantongnya mengeluarkan dompet dan mengambil sebuah foto didalamnya.. "Ini adek saya mbak. Dia hapal alqur'an juga"
Aku mengulurkan tangan mengambil foto yang diperlihatkan. Sesosok gadis muda berwajah bening memandangku. "Adiknya cantik mas" sahutku sambil mengembalikan foto.
"Kasihan adik saya mbak, bapak saya meninggal waktu dia masih kecil. Saya juga merantau karena ingin adik saya jadi orang. Biar pintar nggak kayak saya. Saya capek kerja disini, jarang libur mbak. Tapi liat adek saya berprestasi rasanya capeknya hilang, mbak"
Aku mangut-mangut sambil mendengar ceritanya. Selalu ada kisah pilu dibalik sumringah senyum dan gelak tawa pekerja migran. Sejumput harapan yang dirajut untuk kehidupan yang lebih baik kelak.. Semoga...
Nah itu lah sekilas cerita dari temen saya, kenapa saya tertarik untuk mengulasnya kembali karena nilai ketimuran itu masih lebih baik bila di bandingkan dengan nilai yang dibawa oleh orang barat kenegeri kita Indonesia, nilai kebudaaan barat telah merusak  sendi kehidupan kita, sedangkan nilai luhur budaya kita itu hendanya di tanam kan kenurani kita dan anak cucu kita... Mudah-mudahan bagasa Indonesia menjadi bangsa yang besar amin..

Tuesday, May 5, 2015

MENJADIKAN DIRI SEBAGAI OBJEK PENDERITA

Kisah ini merupakan kisah nyata yang terjadi beberapa minggu yang lalu. Saya menjadi kan diriku sebagai objek penderita untuk melatih temenku yang merupakan temen senasib sepenanggungan selama dirantau orang, agar dia dapat memotong rambut dengan baik dan bagus hasilnya.

Faktanya selama ini memang hanya saya yang sedikit mempunyai keahlian potong rambut dibanding teman-teman lain yang mempunyai keahlian di bidang lain seperti yang pandai dan hobi memasak. Kemampuan memotong rambut ini saya dapatkan dengan sendirinya semenjak saya dulu dibangku kelas 3 SMP. Kalau diurut kejadiannya yang jadi korban pertama saya adalah adek bungsu saya. Hal ini dikarenakan hanya dia yang mau jadi korban, sehingga saya bisa memotong rambut saat ini. Dan ternyata kemampuan ini sangatlah berguna setiap kali saya merantau jauh dari negara kita (Indonesia). Dan saya selalu menjadi tukang potong rambut bagi temen-temen yang sama-sama berjuang di rantauan dan problem, siapa yang potong rambut bagi saya. Ya, terpaksa kita harus menjadi kelinci percobaan deh biar ada salah satu temen yang lain dapat memotong rambut juga dengan baik dan bagus hasilnya.

Mengapa ini saya lakukan? Karena didorong keinginan agar dapat mengurangi biaya potong rambut di ROC Taiwan,  lumayan sekitar NT$ 100, sebab biaya ini bagi kita uang sebesar itu cukup buat makan tiga kali dalam sehari, dan menjadi hal yang penting buat penghematan he he..he he.. :).
Kemudian hal lainnya adalah memberikan bahan pembelajaran, istilah yang kerennya adalah transfer knowledge (he he he..:)) dan tentunya juga ngak mungkinlah seorang pemangkas rambut dapat memangkas rambutnya sendiri dengan baik dan bagus, kecuali cukur habis dengan ukuran tertentu model satu centi yang istilah kerennya.


Setelah  menjadi model uji coba 4 kali ini maka akhirnya saya merasakan bahwa temen saya itu sekarang sudah cukup baik dalam memotong rambut. Alhamdullah, saya dan temen ini pun merasa sama-sama senang, yang paling seneng kadarnya (bila saya yang omong loe) adalah saya, karena sekarang ini saya tidak perlu kuatir lagi apabila temen ini yang memotong rambut saya.


Monday, May 4, 2015

MENGHADAPI STRESS, MEMBUAT JANTUNG BERDEBAR-DEBAR DAN BAGAIMANA MENGURANGINYA

Kata stress banyak sekali terucapkan oleh beberapa orang. hal ini terjadi mungkin karena beban yang diterima oleh seseorang itu sangatlah berat maka setiap kali ia melangkah maka semua menjadi salah dan ini la awalnya stress. Pasti setiap akan mengalami itu semua akan tetapi bagaimana tingkat stress ini dapat di kurangi atau mungkin dapat dihilangkan nah inilah yang banyak sekali orang bertanya bagaimanakah.
Disini mungkin ada sedikit tip dari saya yang mungkin ini juga warisan leluhur kita yang hampir hilang bersama dengan meninggalnya leluhur-leuhurkita dan ilmu belum sempat di turunkan ke anak cucunya. Akan tetapi sebenarnya bila kita telalah lebih jauh lagi maka sebenarnya semua itu telah dibawah oleh nabi kita Muhammad SWT. Nah permasalahannya timbul adalah kita malas untuk mencari dan merujuk ke pemuka agama dan bila pemuka agama itu wafat maka hilanglah semua itu bersama hilangnya ilmu agama.
Kembali ke Topik diatas bagai mana mengahadapi stress yang membuat jantung berdebar??? itu lah permasalah.


Bagi saya yang mungkin hanya mengetahui sedikit ilmu agama dan terus untuk mencari bahwasanya obat dari segala obat adalah amalan kita dan buat hidupkita itu tenang, senang dan terus gembira.
Dalam Islam telah diajarkan oleh nabi kita Muhammad SAW, untuk selalu ingat dengan Allah SWT hati kita selalu tentram dan damai. Maka dari itu lah kalau mau ambil istilah dari Ustadz KOndang Yusuf Mansyur perbanyaklah sedekah karena sedekah membuat hati kita tentram karena kita dapat berbagi dengan yanga lain dari apa yang kita telah peroleh itu, krena dengan sedekah itu dapat membersihkan hati kita yang mungkin ada rasa rakus, rasa kikir, rasa yang dapat membuat kita stress, seperti bila kita banyak harta kita tak pernah sedekah maka kita selalu diliputi rasa was-was, rasa kuatir akan kehilangan harta kita. Kemudian jalankan perintah Allah SWT dengan sebaiknya seprti yang wajib kita lakukan adalah sholat lima waktu, itu yang harus kita lakukan setiap hari. usahakan jangan samapai kita tidak melakukannya, karena bila tidak kita lakukan itu akan membuat kita hilang arah dan kontrol dan dapat membuat jantung kita selalu berdebar dan rasa seakan selalu di kejar oleh dosa dan kesalahan..
Iya akhirnya itu berpulang kepada kita sendiri adalakah kita telah melakukan amalan baik itu??
Dan tulisan ini juga bagi saya adalah untuk menasihati diri saya sendiri dan ingin menyampaikan sesutu yang mungkin berharga bagi yang membacanya dan bila ini bermanfaat lakukan..
Semoga Allah selalu mencurahkan kesehatan bagi diri kita semua dan Allah SWT selalu melimpahkan rahmat bagi kita semua AMIN YA ROBBAL ALAMIN>>INSHAA ALLAH..

MENGISI WAKTU LUANG DENGAN MENULIS DI BLOG...

         Waduh makin nambah pusing lagi nih rasanya kepala ini tapi ternyata asik juga nih mulai terasa enak nulis (Waduh nulis atau mengtik iya bingung nih h e he he he...), nulis aja deh.., padahal kalau mau nulis mesti ada idea, tetapi sekarang ya cuma tulis saja apa yang mau di tulis (yang penting mode dulu deh :).



Dulu itu pusingnya minta ampun untuk membuat suatu karang. Karena apa kita hanya memikirkan isi karangan yang indah dan enak dibaca padahal tidak juga toh yang pentig kita itu menulis, toh yang baca dan berkomentar itu orang lain iyakan? Enak dibacanya itu urusan nanti, yang terpenting idea mengalir terus dengan sendirinya. 
Saya sekarang ini tengah asik untuk mengisi pengalaman menarik yang saya alami setiap harinya. Iya buat untuk berbagi pengalaman dengan orang lain sih.
         Hari ini tanggal 4 Mei 2015 jam 3 sore iya mulai membuat tulisan buat di isi di blog ini. Moga ada manfaatnya buat yang baca, paling tidak iya memberikan dorongan bagi diri sendirilah untuk terus berkarya di waktu yang sengang ini.
Eh jauh lagi kembali ke topik tetap fokus nih tulis apa yang mau ditulis ya..memang susah sekali tuh nulis. Itu selalu yang terjadi, sebenarnya nulis blog ini sudah pernah saya lakukan tapi iya hanya sekedar untuk memberikan informasi kepada temen yang saya ingin berikan pengertian itupun suatu bahan tentang pelajaran, dan itu yang kadang membuat kita bosen terpaksa sekarang ini berubah haloan supaya tidak bosen nih iya membuat blog yang inspiratif untuk dibaca oleh orang iya juga beragi pengalaman.
Sebenarnya pengalaman itu, iya tidak bisa di bagi sih, tapi disebarkan siapa tahu nanti ada yang akan menemui masalah seperti yang kita alami..
Ok sobat cukup dulu iya mau istirahat nanti berbagi lagi iya...
Baca blok saya yang lainnya iya he he..

Friday, May 1, 2015

MENGEJAR HARAPAN MENGGAPAI MIMPI MENERIMA KENYATAAN

Sekarang ini banyak orang selalu sering berkata saya sedang galau (kata yang sangat populer di telinga saya sekarang ini). Kata itu pun juga mungkin sering tanpa sadar pernah terlintas di benak saya, apakah saya sedang galau???
Apalagi saat ini bagi para pelajar  di seluruh nusantara negeriku tercinta Indonesia sedang masa menunggu hasil ujian nasional. Banyak pelajar sedang harap-harap cemas atau harap-harap kuatir atau mungkin juga nothing to lost la gitu loe (istilah anak muda), karena menunggu hasilnya, Apakah mereka lulus ?? atau Gagal?? nah kata yang mungkin tidak diinginkan oleh mereka atau mungkin semua orang adalah kata gagal.
Itu lah kata yang sangat sangat ditakuti oleh semua orang yaitu kata gagal, akan tetapi kata gagal itu tak perlu kita takuti kalau seandainya mental kita sudah dipersiapkan untuk itu sebab semua itu adalah permain dunia. Dalam permainan pasti ada kalah dan pasti ada menang.... betul apa betul??
Nah ini lah yang akan saya bahas yaitu kata gagal dengan mengetengahkan judul tulisan blok ini MENGEJAR HARAPAN MENGGAPAI MIMPI  MENERIMA KENYATAAN. 

Image result for gambar karikatur pelajar yang banyak bermimpi Sumber 

Dalam hidup ini kita selalu berharap, kita selalu bermimpi, dan untuk itu kita harus pula siap menerima kenyataan. Wahai para pelajar dimanapun berada tentunya kalian punya harapan yang sangat besar kalau kalian akan berhasil dalam unjian nasional ini tentunya jawaban akan serentak diteriakkan iyakan...
Tentu saja, tak mungkin orang ngak mau lulus sudah bosen tuh di SMA terus, jawab para pelajar pun bermacam-macam ; aku sekarangkan mau kuliah gitu loe atau mungkin aku mau segera bekerja loe bose minta duit terus dengan orang tua atau bahkan bagi pelajar putri aku ingin segera menikah (he he he) ada aja nih....
Nah akankah wahai pelajar engkau siap menerima kenyataan tidak sesuai dengan kenyataan yang kita impikan dan kita harapkan??
Nah saya hanya ingin menginformasikan kepada para pelajar bawah kalian harus siap untuk itu semua, dan juga kalian harus siap berharap lagi bermimpi lagi dan menerima kenyataan lagi..saya yakin kalian akan lulus semua akan berhasil semua dalam hidup kalian, makanya hidup ini harus ada Planning A, B dan C.
Para guru berharap juga akan hal seperti itu. Mereka tindak ingin anak didiknya gagal itu lah harapan, impian, dari seorang pendidik yang selalu dipanggil Guru, Dosen, Widya iswara, Instruktur dan lain-lain.
Dalam hal ini saya akan fokus ke guru karena bahasan tentang Ujian Nasional ( he he he ..:)) mulai tidak terarah ni tulisannya).













Para pelajar sekali lagi harus siap untuk menerima kenyataan. 
Untuk di ketahui oleh para pelajar sekarang ini tantangannya berat lo... sebab setelah tamat dari sekolah banyak lagi harapan, mimpi yang ingin dicapai.
Maka untuk itu teruslah berharap, dan bermimpi dalam hal yang positif demi mendapatkan kenyataan yang positif juga, walaupun nantinya kenyataan tidak sesuai dengan harapan impian akan tetapi harus tetap semangat untuk menjalani hidup ini apapun kenyataan yang ada tetaplah harus diterima dengan lapang dada.

Dan untuk guru tetap semangat mengejar harapan, bermimpi menjadikan anak didiknya supaya berhasil guna meneruskan pembangunan ini...

Akhirnya bagi guru selamat hari pendidikan nasional 2 Mei.. semoga amal ibadahmu mendapatkan balasan yang setimpal baik di dunia (pemerintah akan memperhatikan kesejahteraan hidup layak untuk pencetak manusia Indoneisa yang tangguh) maupun di akhirat (tentunya Surga) tetap semangat iya wahai guru....


Wednesday, April 29, 2015

Bermimpi Mempunyai Mass Transportasi Nyaman Bagi Masyarakat Indonesia


Foto diatas adalah saat saya dan temen-teman senasib dan sepenanggungan menjalani tugas belajar yaitu Brigging Program untuk menjembati pendidikan lanjut di Taiwan tepatnya pada periode 12 Desember 2011 sampai dengan 12 Maret 2012. 
Dalam periode itu saya dan temen-temen sempat melakukan perjalan ke Taipei dan tentunya juga tempat kami belajar yaitu kota Kaohsiung. Saat pertama kali yang menjadikan saya tertarik untuk menerima tugas belajar ini adalah karena kemajuan yang ada di Taiwan ini seperti halnya dalam hal transportasi masal, yang mana ini sangatlah kontras dibandingkan negeri tercintaku Indonesia.
Di Taiwan dalam hal transfortasi masalnya sangatlah nyaman, baik itu tempatnya maupun juga alatnya seperti bus dan MRT (Mass Rapid Transportation), tempatnya bersih dan juga didalam kendaaraan itu juga bersih dan nyaman. Dan sayapun akhirnya berhayal atau juga mungkin bermimpi suatu saat bila memang pemerintahan Indonesia benar-benar memikirkan semua hasil sumber daya alam itu hanyalah untuk kemakmuran rakyatnya mudah-mudahan semua itu bisa terwujud bahkkan mungkin suatu saat Indonesia akan menjadi contoh bagi negara lain..
Mimpi ini akankah terwujud??? iya mulai dari sekarang kita bermimpi untuk mewujudkannya.
Semoga Allah mengabulkan pinta ku Amin ya Robbal Alamin...